Pria ini Mungkin dikira Orang Kaya

Advertisement
Advertisement
Halo Jon, kali ini saya mau bercerita tentang kejadian yang saya alami tadi pagi di Lapangan Niti Mandala Renon. Siapa yang tidak tahu Lapangan ini? Masyarakat yang ada di Denpasar dan sekitarnya pasti pernah menginjakkan kaki di tempat ini. Lapangan ini merupakan salah satu tempat kawasan hijau terluas yang ada di kota Denpasar. Biasanya pada hari Minggu lapangan ini dijadikan tempat Jogging dan juga ada Car Free Day dari jam pukul 06.00 sampai pukul 11.00 WITA sehingga banyak warga yang memanfaatkan CFD ini sebagai ajang untuk olahraga di jalan seperti lari atau juga naik sepeda.

Pria ini Mungkin dikira Orang Kaya

Setelah beberapa bulan saya tidak pernah ke Renon, saat ini Lapangan ini tampak terlihat sudah mengalami perbaikan, terlihat dari beberapa ruas pinggir jalan yang sudah mulai di paping tepatnya pada bagian dekat sungai dan juga jalan menuju Monumen Bajra Sandi yang jalannya sudah diperbaiki dan terlihat lebih indah.

Kebetulan hari Minggu ini tanggal 3 April 2016 saya sedang berada di Denpasar, maka saya sempatkan untuk berolahraga ke Renon. Bangun jam 05.00 saya mulai bersiap untuk berangkat dan akhirnya pukul 05.30 saya berjalan kaki dari jalan Subita menuju lapangan Niti Mandala ini. Saat menuju kesana saya tidak lari namun hanya jalan kaki dan saat memutari lapangan pun saya juga tidak lari hanya berjalan kaki karena kaki saya terasa agak sedikit sakit kalau dipakai lari.

Setelah memutari lapangan sebanyak 3 kali, maka saya putuskan untuk pulang. Seperti biasa saya pulang lewat jalan bagian Selatan atau di depan Kantor Gubernur Bali. Seperti biasa di depan kantor itu ada banyak sepeda motor yang parkir. Setelah itu lewat jalan Panjaitan dan biasanya di sepanjang jalan ini banyak mobil yang parkir dan juga ada tukang parkir yang menjaga areal ini untuk memungut restribusi parkir mobil. Dan saat saya mau pulang tadi juga parkir sudah penuh dan yang parkir mobil mewah saja.

Tampak petugas parkir itu memperhatikan saya dan seperti mengikuti saya sepanjang jalan Panjaitan itu, mungkin mau menarik uang parkir karena mungkin saya dikira membawa mobil. Saya terus berjalan santai dan Bapak itu terus mengikuti saya. Mungkin dalam hati Bapak itu dia bertanya "dimana sih orang ini parkir?". Sampai mau habis jalan Panjaitan saya masih belum mendekati satu mobil pun. Sampai pada ujung jalan dan akan menuju jalan Cok Agung Tresna pada sisi kanan jalan ada mobil BMW warna hitam dan saya pun mendekati mobil itu dan langsung keluar jalan panjaitan dan menyeberangi jalan Cok Agung Tresna untuk menuju jalan Dewi Madri dan kembali ke rumah di jalan Subita,

Kamvreett... mungkin itu teriakan dalam hati Bapak tukang parkir itu ketika dia mengira saya membawa mobil dan ternyata saya hanya pejalan kaki yang sok cool mencoba mendekati mobil sedan BMW yang parkir itu. Nah itulah cerita pagi ini di Renon dengan tukang parkir. Lanjut lagi saat perjalanan pulang. Tepatnya saat menyebrang dari jalan Hayam Wuruk menuju jalan Nusa Indah. Saat saya melewati jalan Nusa Indah Lampu masih menyala merah dan ada beberapa motor dan mobil berhenti dan saya pun sempat melirik ada seorang cewek naik mobil sendirian dan dilehernya terlihat seperti alat kedokteran yakni Stetoskop (mungkin dia seorang Dokter).

Karena saya memakai kaca mata hitam maka saya beranikan melirik cewek itu dengan tatapan muka masih ke depan, dan apa yang terjadi ternyata dia juga melirik saya dan duarrr...... semuanya berlalu begitu saja tanpa ada sesuatu yang terjadi. Kira-kira apa yang dipirkan cewek itu ketika melirik saya? mungkinkah seperti ini " ini baru cowok idaman gue, hari minggu bangun pagi olahraga" atau bisa juga "duh kapan ya gue dapet cowok yang bisa gue ajak jalan kaki seperti dia". Mestinya tadi saya pura-pura pingsan saja yak di depan mobil dokter itu biar di tolongin oleh Dokter itu, wkwkwk... sudahlah...
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Pria ini Mungkin dikira Orang Kaya"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih