Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jika Salah Otonan Apa yang Harus dilakukan?

Akriko.com - Om Swastyastu, jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan informasi tentang bagaimana jika ada orang yang salah otonan, karena kesalahan informasi tentang penentuan hari otonan maka ada beberapa orang mengalami kesalahan otonan.

Jika Salah Otonan Apa yang Harus dilakukan?
Foto; Wayanyasa

Sebelumnya saya sudah membuat beberapa tulisan tentang otonan Bali, salah satunya adalah tulisan dengan judul Cara menentukan otonan Bali berdasarkan tanggal lahir, pada tulisan itu sudah saya jelaskan bagaimana menentukan otonan dari kelahiran seseorang.

Penentuan otonan saat ini dipengaruhi oleh tanggal lahir dan pastinya yang paling penting itu adalah jam lahir. Misalnya jika ada orang yang lahir pada tanggal 24 Agustus 2023 pada pukul 10.00 pagi, maka otonannya dan juga ulang tahunnya nasionalnya memakai tanggal itu juga.

Sedangkan jika ada orang yang lahir pada tanggal 25 Agustus 2023 pada pukul 02.00 (dini hari) maka hari otonannya ditentukan memakai tanggal sebelumnya yakni tanggal 24 Agustus 2023 sedangkan hari ulang tahun nasionalnya memakai tanggal 24 Agustus 2023.

Peraturan penentuan hari otonan ini berdasarkan tahun isaka dimana satu hari itu dimulai pada pukul 6 pagi dan berakhir pada pukul 6 pagi besoknya. Peraturan ini berlaku mungkin sejak tahun 90an, karena orang yang lahir tahun 80an tidak memakai aturan ini.

Nah jika terjadi kasus kesalahan otonan karena baru tahu ada aturan seperti di atas, maka apa yang harus dilakukan? Jawabannya bisa simpel dan juga bisa panjang, tergantung apa yang terjadi pada orang yang salah dalam menetapkan otonan.

Jika terjadi kesalahan otonan, namun tidak terjadi apa-apa pada orang tersebut baik secara skala dan niskala, maka otonannya bisa dilanjukan memakai otonan yang sudah ditetapkan dulu. Namun jika kesalahan otonan itu bisa menimbulkan akibat buruk pada kehidupan orang itu misalnya kesehatan, kesejahteraan, rezeki, tabiat dan keharmonisan dengan orang lain. Jika terjadi dampak itu maka bisa melakukan hal ini.

Pertama menetapkan hari otonan yang benar dengan cara sederhana yakni menghaturkan pejati atau canang sari dihadapan Hyang guru, kemulan atau rong tiga. Matur Piuning bahwa tegak atau hari otonan yang bersangkutan akan diubah menjadi hari yang benar.

Otonan selanjutnya dilakukan pada hari otonan yang baru atau pebayuhan dan lain-lain dilakukan pada hari otonan yang baru karena apa, karena Identitas itu sangat penting yakni identitas niskala ditetapkan sebagai hari otonan, kesalahan identitas akan beruntutan dengan kesalahan-kesalahan di belakangnya, karena segala sesuatu bersumber dari identitas.

Nah itulah saran jika salah dalam menetapkan otonan yang saya kutip dari Halaman Facebook Ida Pandita Kebayan, semoga bermanfaat dan terima kasih.
Kriana
Kriana Saya hanya orang yang menyempatkan diri untuk menulis tentang apa saja ketika saya sempat menulis, untuk diri sendiri maupun informasi untuk orang lain

Posting Komentar untuk "Jika Salah Otonan Apa yang Harus dilakukan?"