Seorang Bule Nanding Banten Saiban atau Ngejot

Advertisement
Advertisement
Brosis, sebelumnya saya sudah membuat tulisan dengan judul Makna Ngejot Menurut Hindu, disana sudah saya jelaskan tentang makan ngejot menurut Hindu. Kali ini masih ada kaitannya dengan banten Saiban atau ngejot namun kali ini ada yang berbeda dimana seorang bule nanding banten saiban entah itu untuk keperluan di rumahnya atau itu hanya di sebuah workshop tempat wisata yang menyediakan program khusus seperti itu. Namun menurut saya itu bukanlah di sebuah workshop sepertinya itu adalah di sebuah rumah dan jika saya lihat dari foto tersebut sepertinya foto ini diambil daerah Gianyar. Kenapa saya bilang itu dari Gianyar karena seperti terlihat paa plat nomor motor yang ada di belakang bule itu yakni dibelakangnya memakai huruf K dan huruf K itu menunjukkan wilayah Gianyar.


Entah siapa yang pertama kali menyebarkan foto ini di media sosial dan entah siapa juga yang mengambil foto ini, rasanya sangat berbeda melihat foto ini dimana Bule sedang menyiapkan banten ngejot atau saiban. Karena ini merupakan pemandangan yang bisa dibilang belum familiar bagi mereka yang jarang melihat hal seperti ini. Lihat saja penampilan bule ini, lengannya ada tattoo di kiri dan kanan dan pada tangan kanan juga ada gelang Tridatu yang menunjukkan selalu ingat dengan Tuhan.

Nah apakah itu salah? tentu saja tidak saya yakin Bule ini sudah masuk Hindu sehingga dia sudah terbiasa melakukan apa yang dilakukan umat Hindu Bali dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah membuat nanten saiban atau ngejot setiap habis memasak dan lain-lain. Saya yakin tradisi Ngejot ini tidak akan pernah hilang selama orang itu masih Hindu dan tinggal dimanapun karena itu sudah kebiasaan atau tradisi turun temurun yang baik yang sudah sepantasnya untuk dilaksanakan dan dilestarikan oleh setiap generasi umat Hindu dimanapun berada.

Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Seorang Bule Nanding Banten Saiban atau Ngejot"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih