Cara Membuat Lawar Kelapa Khas Tamblang

Advertisement
Advertisement
Lawar merupakan salah satu makanan khas orang Bali hampir diseluruh daerah Bali memiliki makanan khas lawar, namun dengan berbagai model pilihan bahan dan juga rasanya akan sedikit berbeda antara lawar yang satu dengan lawar yang lain. Begitu juga dengan daerah Buleleng yang memiliki jenis lawar yang berbahan dasar kelapa yang diparut.


Kali ini saya akan mencoba membuat ulasan tentang cara membuat lawar kelapa khas desa Tamblang karena di daerah Tamblang hanya ada lawar berbahan dasar kelapa, jarang ada lawar dengan bahan lain seperti nangka, pepaya dan lain-lain yang ada di daerah lain.

Baiklah untuk itu kita langsung saja ke topik ini yakni cara membuat lawar kelapa khas Tamblang yang merupakan lawar merah dengan beberapa campuran bahan lainnya, berikut akan dijelaskan beberapa bahan dan bumbu yang harus disiapkan.

Bahan Bumbu:
  • Bawang merah 5 siung
  • Bawang putih 10 siung
  • Cabai secukupnya
  • Jahe 1 cm
  • Kencur 2 cm
  • Kunyit 1 cm
  • Kemiri 2 biji (cari isinya saja)
  • Lengkuas 1 cm
  • Sereh 3 batang
  • Merica & cabai rambat secukupnya
  • Garam 1 sdm
  • Terasi 1 cm
  • Limau 1 biji
Bahan isi lawar:
  • 1 butir kelapa parut
  • Darah babi secukupnya
  • Daging babi bagian isinya (cincang) 1/2 kg
  • Daging babi bagian kulitnya (kalas) 1/4 kg
  • Bawang goreng secukupnya
Cara membuat bumbu:
  • Bersihkan semua bahan bumbu terutama bahan bumbu umbi-umbian, campur semua bahan bumbu tersebut kemudian dihaluskan.
  • Setelah bumbu dihaluskan kemudian bumbu digoreng sampai matang dan berbau enak, biasanya bumbu yang enak itu saat digoreng akan membuat orang bersin-bersin.
  • Setelah bumbu matang silakan taruh pada satu tempat sekarang kita mengerjakan yang lain.
  • Biasanya kebanyakan orang membuat bumbu lebih dari takaran di atas untuk tetap menjaga rasa.
Cara membuat isi lawar:
  • Daging babi bagian isi dan kulitnya direbus terlebih dahulu sampai matang.
  • Setelah matang daging bagian isi dicincang dan bagian kulit (kalas) dipotong memanjang kecil-kecil.
  • Kelapa yang sudah diparut diseduh air hangat, setelah itu peras kelapa jangan sampai terlalu kering, kemudian taruh pada tempat yang kering dan bersih.
  • Setelah itu siapkan golok atau blakas, talenan dan wadah yang agak besar, taruh talenan di atas wadah itu.
  • Setelah itu cincang daging isi bersamaan dengan kelapa supaya tercampur, silakan lakukan sampai semua kelapa dan daging isi tercampur dengan rata.
Cara membuat pewarna merah:
  • Siapkan daun sereh secukupnya untuk meremas darah.
  • Aduk dan remas darah babi dengan daun sereh sampai cair.
  • Bakar satu biji kemiri yang berkulit untuk di taruh pada darah.
  • Panaskan minyak goreng yang masih baru secukupnya sampai benar-benar panas.
  • Seduh darah itu dengan minyak goreng panas tadi.
  • Kemudian masukkan kemiri yang sudah dibakar tadi pada darah yang sudah diseduh dengan minyak goreng panas tadi dan taburi sedikit bawang goreng.
Cara mencampur bumbu, isi dan darah lawar:
  • Siapkan wadah yang cukup untuk mencampur adonan tadi, pertama campur dahulu bumbu dengan kulit yang sudah diiris tipis (kalas) sampai rata. Isi perasan jeruk limau dan aduk sampai rata.
  • Setelah itu masukkan kelapa yang sudah tercampur dengan isi tadi, aduk sampai rata sampai semua bumbu tercampur dengan kelapa.
  • Setelah itu masukkan sedikit darah babi tadi kemudian aduk sampai rata sampai semua bagian lawar berwarna merah.
  • Setelah itu coba cicipi, jika ada yang terasa kurang misalnya kurang asin, silakan tambahkan garam atau kurang pedas, silakan tambahkan cabai yang dicincang supaya rasanya pas.
  • Setelah rasanya pas maka silakan taburkan bawang goreng di atasnya dan lawar pun sudah jadi dan siap untuk disantap dengan nasi hangat.
Nah itulah resep dan cara membuat lawar kelapa khas Buleleng, semoga bermanfaat san bisa dicoba membuatnya saat ini juga atau menunggu penampahan Galungan yang akan datang, semoga bermanfaat.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Cara Membuat Lawar Kelapa Khas Tamblang"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih