Telat 1 hari perpanjangan SIM, kita harus buat Baru!

Advertisement
Advertisement
Brosis, ada kabar baru lagi tentang Surat Izin Mengemudi (SIM) saat ini ada aturan baru tentang masa perpanjangan SIM untuk semua golongan SIM secara Nasional. Sebelumnya kita punya waktu tenggang untuk perpanjangan SIM selama 3 bulan meski sudah lewat masa jatuh tempo, jika lewat 3 bulan itu baru kita harus membuat SIM seperti membuat SIM baru.

Kali ini ada aturan baru yang jauh lebih ketat, dimana sudah tidak ada lagi masa tenggang perpanjangan SIM selama tiga bulan. Sekarang tenggang tiga bulan itu sudah dihapus. Artinya ketika SIM akan mati jika tidak diperpanjang sebelum masa berlakunya berakhir maka kita harus mencari SIM seperti mencari SIM baru bukan perpanjangan. Jika tidak ingin seperti itu maka SIM yang akan jatuh tempo harus sudah diperpanjang sebelum masa berlakunya berakhir atau paling tidak H-1. Jika lewat satu hari saja maka kita sudah harus membuat SIM seperti baru lagi.

Peraturan baru ini termuat dalam surat telegram berdasarkan telegram Kapolri dengan nomor ST/ 985/ IV/ 2016 tertanggal pada 20 April 2016 dan mulai hari ini 10 Mei 2016, sudah diterapkan peraturan baru mengenai perpanjang Masa Berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) ini. Jadi mulai saat ini ingat-ingatlah masa berlaku SIM supaya tidak lewat dari masa berlakunya supaya tidak lewat masa berlakunya.

Telat 1 hari perpanjangan SIM, kita harus buat Baru!

Adalah Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Kristiandi, melalui Kanit Regident AKP Atik yang mengatakan bahwa berdasarkan surat telegram kapolri tersebut : “Misalkan SIM habis pada tanggal 9 Mei, maka SIM tidak dapat diperpanjang pada tanggal 10 Mei, maka harus kembali melalui proses penerbitan SIM seperti baru “

Sekarang perpanjang SIM sudah agak mudah karena bisa memperpanjang masa berlaku SIM secara online meski sedang berada di luar kota. Selain itu ada juga layanan SIM keliling jadi tidak usah khawatir jika pas hari itu masa berlaku SIM sudah kadaluwarsa. Saat ini peraturan baru tersebut dalam masa sosialisasi selama 3 bulan kedepan terhitung sejak tanggal 20 April 2016 lalu. Nah itulah sedikit info tentang peraturan baru SIM ini semoga bermanfaat.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

39 Responses to "Telat 1 hari perpanjangan SIM, kita harus buat Baru!"

  1. Kalo ada yang lupa sampai 1 minggu atau lebih apakah ada toleransi wlaupun itu benar-benar tidak tau sama sekali informasinya. Wjar manusia,gmn tuh???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya tidak ada toleransi, karena peraturan baru tersebut sudah berlaku.

      Delete
  2. SIM lama saya bogor, skrg ktp di serang.
    untuk perpanjangan mutasi SIM, apakah harus cabut berkas dulu di Bogor? atau bisa secara online tanpa harus kesana dan lgsg bisa diurus di Serang?
    terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Delete
    2. menerapkan sesuatu tp infrastuktur berantakan.. di kalimantan beda kota tidak bisa perpanjang sementra domisili di kota yg baru.. bener2 menyusahkan harusnya aturan dibuat untuk mempermudah

      Delete
  3. Permisi... Sim saya mati 2bln... Baru sosialisasi... Memang bener2 gk tau... Seharusnya ada dispensasi... Sosaliasi kan pemberitahuan... Mohon dibantu

    ReplyDelete
  4. sim A dan Sim C saya akan mati 8 bulan lagi dan sedangkan saya akan bekerja di luar negri selama 1tahun.apakah saya bisa memperpanjang sim saya sebelum jatuh tempo 8 bulan lagi.sedangakan terlambat 1 hari tidak bisa di perpanjang lagi.

    ReplyDelete
  5. POLRI mengeluarkan peraturan untuk perpanjangan SIM mati dgn batas lewat 1 hari membuat SIM baru merupakan kebijakan peraturan yg minim sosialisasi ke masyrakat & buat aturan tdk dialog dgn wakil rakyat (DPR) karena aturan ini berkaitan dgn pelayanan dan kompetensi untuk berkendaraan di jalan.
    Saya berharap sgn Bpk Kapolri yg baru Bpkk.Tito Karnavian dpt mereview aturan ini agar dpt diberikan sosialisasi dan tenggang waktu yg secara step by step dgn informasi dpt diketahui masyrakat.
    Semoga ini dpt menjadi bentuk pelayanan dan kerjasama POLRI dgn Masyarakat. Terima kasih

    ReplyDelete
  6. saya warga bogor,
    info di http://polresbogor.info, blm update dg peraturan baru.
    web tsb adalah media resmi polres bogor, shg banyak masyarakat yg 'terkecoh'.
    mendingan jangan ada web resmi kalau tidak diurus.

    ReplyDelete
  7. Dengan tidak adanya toleransi berarti Bukannya semakin dipermudah, malah semakin dipersulit. Jam operasional satpas pun tidak seperti di website (hingga jam 14.00), kenyataannya jam 13.00 sudah tutup. Keinginan presidenjokowi untuk lebih mempermudah masyarakat tidak akan pernah terwujud.

    ReplyDelete
  8. Ini bener banget, ga ada info yg saya tau soal ini. Bahkan ayah sy saja yg setiap harinya nonton berita di tv sambil jaga warung, tidak pernah tau ada berita seperti ini. Barusan sy perpanjang utk sim sy telat 1bln tdk ada toleransi, harus buat baru (⌣́_⌣̀) mending buat baru mudah, prosesnya juga lama. Bukannya dipermudah malah dipersulit.

    ReplyDelete
  9. Tidak sesuai dengan visinya semakin mempermudah pelayanan masyarakat tapi membuka ajang pungli dalam pembuatan SIM Baru, jadi pertanyaan saya kenapa harus SIM Baru ?lebih baik dikenakan denda saja seperti pembayaran pajak STNK terlambat langsung denda beres, coba POLRI lebih profesional dalam pelayanan masyarakat, jangan malah bikin peluang pungli, sudaha tidak sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi untuk lebih mempermudah pelayanan masyarakat tetapi makin mempersulit pelayanan masyarakat.

    ReplyDelete
  10. setuju. kami yang sering menggunakan kendaraan sehari 2 untuk cari nafkah. dan lupa kalau lupa dan harus bikin baru pasti tidak sedikit biaya bagi kami. mohon pak di tinjau lagi

    ReplyDelete
  11. setuju. kami yang sering menggunakan kendaraan sehari 2 untuk cari nafkah. dan lupa kalau lupa dan harus bikin baru pasti tidak sedikit biaya bagi kami. mohon pak di tinjau lagi

    ReplyDelete
  12. Makin ribet,mau ngk mau buat baru lg pea..

    ReplyDelete
  13. Tolong Pak Kapolri untuk melonggar kan batas waktu perpanjangan SIM dengan denda spt pajak dan bagi lansia seumur hidup seperti KTP. Setiap pengetatan peraturan pasti melonggar kan kesempatan korupsi.Sehingga kebijaksanaan Kapolri tsb mengakibatkan semakin merendahkan ranking korupsi kepolisian di antara semua instansi pemerintah

    ReplyDelete
  14. Tolong Pak Kapolri untuk melonggar kan batas waktu perpanjangan SIM dengan denda spt pajak dan bagi lansia seumur hidup seperti KTP. Setiap pengetatan peraturan pasti melonggar kan kesempatan korupsi.Sehingga kebijaksanaan Kapolri tsb mengakibatkan semakin merendahkan ranking korupsi kepolisian di antara semua instansi pemerintah

    ReplyDelete
  15. Pengalaman saya baru kemarin kena operasi. Baru tau kalau sim c sudah telat dari mei lalu. Titip sidang 100rb. Dan hari ini rencana perpanjang sim di mobil keliling.
    Ternyata ditolak dengan alasan udah telat. Disuruh langsung ke kantor di manunggal jati semarang. Katanya biaya ga sampai 200rb. Sampai disana disambut calo. Dibilang biaya pasti 600rb an dan ribet test. Ditawari 500rb untuk mempermudah. Saya pulang dengan hati dongkol dan batal perpanjang sim karena uang tak sampai. Inikah hidup di Indonesia? UUD . Padahal tiap hari melewati pos polisi yang hampir tiap hari melakukan operasi. Jatah 100rb akan melayang tiap minggu sudah didepan mata. Pak Jokowi piye iki???

    ReplyDelete
  16. Pengalaman saya baru kemarin kena operasi. Baru tau kalau sim c sudah telat dari mei lalu. Titip sidang 100rb. Dan hari ini rencana perpanjang sim di mobil keliling.
    Ternyata ditolak dengan alasan udah telat. Disuruh langsung ke kantor di manunggal jati semarang. Katanya biaya ga sampai 200rb. Sampai disana disambut calo. Dibilang biaya pasti 600rb an dan ribet test. Ditawari 500rb untuk mempermudah. Saya pulang dengan hati dongkol dan batal perpanjang sim karena uang tak sampai. Inikah hidup di Indonesia? UUD . Padahal tiap hari melewati pos polisi yang hampir tiap hari melakukan operasi. Jatah 100rb akan melayang tiap minggu sudah didepan mata. Pak Jokowi piye iki???

    ReplyDelete
  17. aduh udah ribet bikin SIM baru, ada lagi peraturan telat satu hari pun perpanjang harus buat baru... makin ribet aja nih negara...

    ReplyDelete
  18. Saya juga baru tahu hari ini peraturan perpanjangan SIM tidak boleh telat 1 hari juga krn kemarin lihat SIM C sudah tidak berlaku 20 hari. Mohon Pak Kapolri u melakukan sosialisasi peraturan ini dan memberikan tenggang waktu pada masyarakat selama sosialisasi peraturan ini

    ReplyDelete
  19. Saya setuju jika program itu dijlnkan tp tolong pa jng di persulit jika membuat sim baru,,,ni saya sudah 2 hari bolak balik kan membuang waktu,,,,pdhl saya mempunya sim dan baru mati 3 hari,,,ingin perpanjang tdk bsa tp tolong juga pa jng di persulit untuk membuat barunya,,,,

    ReplyDelete
  20. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  21. Parah kartu hp aja masi ada masa tenggang nya ini tlat 1 hari udah buat baru.... silap uy....

    ReplyDelete
  22. sim saya baru telat sehari krn bebrp hr sakit,.apa tdk ad toleransi krn sakit bru bs urus telat shari masa udh msti bayar baru???

    ReplyDelete
  23. Peraturan baru tp solusinya minim...Peraturan baru tp penanganan ke publik minim...Peraturan baru tp sosialisasinya ke rakyat hanya sesaat...media elektronik udah canggih..harusnya pihak kepolisian republik indonesia.. memanfaatkan media yg ada dg iklan di televisi setiap saat.. itu bisa sangat membantu masyarakat untuk diingatkan akan hal sepele seperti itu tp klo terjadi bikin susah. Sim mati sehari harus bikin baru... itu bukan smartsolution....bagi rakyat. Perarturan baru harus disertai solusinya harus sampai dg cepat n merata...agar rakyat percaya polri bisa melayani dan mengayomi masyarakatnya dg totalitas dan merakyat.

    ReplyDelete
  24. Peraturan baru tp ga liat kondisi..
    Bagi pekerja seperti saya yang setiap hari kerka hrs standby dikantor ga bisa kmn2 dan lagi saya kerja diluar kota, gmn mau perpanjang SIM?
    Ke poltabes ribet mana hrs hr kerja..
    Nunggu SIM keliling jg hari kerja...
    Sya kerja diluar kota lg��
    Dlu ada SIM Corner 7hr kerja tp malah ditutup dengan alasan kerusakan sistem sampai 10 week dah ga dibenerin atau sengaja..
    Apalagi sekarang lg rame2nya rajia...
    Ga ada kebijakan apa?
    Bikin peraturan kok ga ada solusi..

    ReplyDelete
  25. seharusnya klau sim sudah mati enggak harus bikin baru , seharusnya ada persyaratan yg lain jika 5 tahun sudah mempunyai sim tpi tidak ada bnyak pelanggaran dibuat, maka berhak memperpanjang sim , klu bnyak pelanggaran berlalu lintas seperti sering ditilang baru suruh bikin baru lagi jika telat memperpang sim ... hanya saran buat polantas

    ReplyDelete
  26. Tidak ada sosialisasi, mempersulit warga saja....makin parah pemerintahan skr ini....

    ReplyDelete
  27. Ini yg dinamakan jebakan betmen!!! Gk kira2 H+1 hrs buat br lg, mending aturan yg lama 3bln ada toleran cukup ada ngapan cari duit dl buat biaya perpanjangan sim. Nyesek asli buat masyarakat bawah.

    ReplyDelete
  28. Sim saya mati pas hari Minggu,25 Desember 2016, sedangkan hari senen libur bersama, apa sya mesti membuat sim baru, apa nggak ada toleran untuk hari libur

    ReplyDelete
  29. maaf 26 desember 2016, sim saya mati, pas libur bersama, tolong tanggapanya pak

    ReplyDelete
  30. Jangka waktu perpanjang Sim, 14 hari sebelum jatuh tempo. Telat 1 hari harus membuat sim baru. Mulai dari biaya dan harus mengikuti ujian teori dan ujian praktek. Saya sudah mengalami krn telat 1 minggu harus mengikuti prosedur dr awal pembuatan sim c. Sialnya saat ujian praktek itu lah byk org yg gagal dan harus mengulang sampai beberapa kali. Sungguh sangat membuang waktu. Saya berharap peraturan ini akan berubah. Karena kurang efektif.

    ReplyDelete
  31. Seharusnya SIM itu seumur hidup...Logikanya orang sudah pernah lulus ujian mengemudi masak harus ulang lagi gara2 SIM mati kalau biaya administrasi sih GPP, tapi kalau ulang dari awal sih mengada ada saja

    ReplyDelete
  32. Pertengahan th kmren sim c saya telat perpanjang,ikut ujian lg dari awal. Sampe ujian teori gagal ( mungkin saya gk cerdas,tp 1 kelas ada sampe 16 org gagal) . Balik lg minggu depanya,teori sukses,praktek gagal. Pikir2 bolak-balik,tiap kali gk masuk kerja. Saya kerja non formal,klo gk masuk kena potongan hampir 200rb sehari ( gaji sm uang makan ) × 2 udah 400. Akhirnya pikir2 saya gk jd perpanjang. Rajia kena tilang 100rb, nyesek tuh 500rb total bulan itu,400 hrsnya inkam saya. Dan 100rb buat tilang. Akhirnya ngumpulin uang dl 2bln berikutnya punya dana 500rb dtglah k polres. Dipintu ditanya perpanjang atau bikin baru.." oo ternyata udah bau sim nya pak .. " canda Petugas di gerbang sambil memberi ID Card pembuat sim ke saya nanya lg .." udah ada yg bantu belom pak ?..." akhirnya obrol2 di sebelah pos gerbang. Biaya perpanjang sim mati 500rb,ya udah lah. Drpd kerjaan dipotong gaji,rajia ke tilang. Akhirnya ya 500rb. Skrg sim A saya kelewat lg krn saya kerja di luar kota. Hrsnya bulan 11 saya perpanjang,tp apalah daya. Musti siap2 500rb lg,nyesek sih. Kadang2 saya berpikir tempat kerja saya gk mau tau pokoknya saya gk kerja ya gk dibayar. Polisi jg gk mau tau pokoknya sim telat ya bikin baru..dan setau saya gk ada yg bikin baru normal sehari jadi,krn waktu ujian saya ngbrol hampir 1 kelas rata2 mengulang 1-2 x . Saya punya SIM udah dr th 98an,dl msh toleransi klo telat. Skrg berasa aneh punya sim udah belasan th msh suruh ikut ujian dr awal. Bpjs wajib 1klg ikut,duit. SIM telat duit,npwp potong gaji,duit. Pajak kendaraan naik. Tapi Gaji Susah naik,lowongan kerja makin susah apalgi utk umuran saya...mdh2an allah memberi kemudahan pd kita semua. Puyeng ya..maap curhat. BANDUNG,90117

    ReplyDelete
  33. Harusnya mempermudah masyarakat.jdi banyk disenangi masyatakat.klu orang lupa.kan lupa jg.

    ReplyDelete
  34. Peraturan ini sangat menyusahkan masyarakat seandainya setengah bulan sebelum masa berlaku sim kita habis kita masuk rumah sakit begitu kita keluar rumah sakit tau tau sim mati bagaimana cerita tolong di komentari kata nya negara ini sdh merdeka tp knp di sistem ini aja masyarakat seperti di jajah dengan peraturan yg gak wajar ini. Masuk akal gak alasan diatas

    ReplyDelete
  35. saya kecewa berat atas peraturan baru tetap saja pungli terus berjalan...krn buat baru jg prosesnya lama blm tentu lulus itu yg hrs di cek krn bisa saja oknum tsb tdk meluluskan test paraktek dan teori...ujung ujungnya tetap pungli no.1...kasih saja denda per hari..biar dendanya masuk kas pendapatan daerah masing masing...mohon di tinjau kembali aturan baru dr kapolri.perjuangkan penegakkan KPK.





    ReplyDelete

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, Jangan ada Spam dan link aktif. Terimakasih