Cerita Ngegrab di Singaraja Bagian Dua

Advertisement
Advertisement
Halo Brosis, sudah lama saya tidak menulis di blog ini, mungkin sudah ada sebulan saya tidak sempat posting cerita di sini karena kesibukan dan sedikit kemalasan. Kali ini saya masih akan bercerita tentang kisah saya ngegrab (grabbike) di kota Singaraja. Sudah hampir sebulan saya tidak on bid karena kesibukan.

Cerita Ngegrab di Singaraja Bagian Dua

Pada tanggal 20 Juni 2018 saya ngebid lagi ke Singaraja namun tujuan utamanya adalah untuk service dan ganti oli motor Vario saya yang sudah saatnya ganti oli dan service. Sampai di Singaraja pukul 09.30 Wita tepatnya di jalan Letkol Wisnu dekat KFC dan aplikasi Grab Driver langsung saya aktifkan.

Setelah itu langsung menerima order grabfood di KFC dan langsung saya terima. Setelah itu langsung menuju KFC untuk meneruskan order tersebut namun ternyata KFC masih tutup dan baru buka pukul 10.00 Wita. Langsung saya inbox yang order dan memberitahukan kalau KFC belum buka dan baru buka pukul 10.00 Wita. Saat itu juga order di cancel oleh custoimer.

Ketemu dengan driver yang bernama Cahyo dia juga sama, nerima order grabfood di KFC, dan dia tunggu sampai KFCnya buka. Setelah itu saya putuskan untuk service motor dulu, saya tanya ke Cahyo diler Honda terdekat, dan dia memberitahu saya di diler Honda Big Wing 63 jalan Ngurah Ria tepat di perempatan Udaya.

Setelah itu langsung meluncur ke Diler Honda tersebut, sampai di sana disambut dengan ramah oleh satpam dan ditanya mau ngapain dan dikasi nomor antrian. Setelah itu langsung di suruh ke dalam tempat service. Sampai di sana ada petugas menjelaskan kalau untuk driver Grabbike ada diskon biaya service sebesar 20% namun kalau datang setelah pukul 13.00 Wita dan motor langsung di service tanpa ngantre. Mendengar hal itu saya pun putuskan untuk service motor setelah pukul 13.00 Wita.

Setelah itu kembali mangkal di KFC, setelah itu dapat order GrabExpress, saya pun terima order tersebut. Setelah saya baca rinciannya ternyata saya di suruh membeli ayam potong di pasar Anyar. Kadung sudah diterima maka saya pun menyelesaikan order tersebut dengan pergi ke pasar Anyar untuk membeli ayam potong.

Sebelumnya saya tidak pernah ke pasar apa lagi Beli ayam potong, biasanya itu pekerjaan istri saya. Namun karena ini pelayanan customer Grab maka saya harus selesaikan dan akhirnya saya meluncur ke pasar Anyar yang berada di jalan Sawo tempat mangkal kusir dokar.

Grab Express di Singaraja memang tidak murni sebagai kurir mengantar barang, namun juga bisa dipakai untuk membelikan barang di toko sama seperti Go-Shop milik Go-Jek.  Nah itulah cerita singkat ngegrab di singaraja, semoga bermanfaat.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Cerita Ngegrab di Singaraja Bagian Dua"

Posting Komentar

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, Jangan ada Spam dan link aktif. Terimakasih