Mengeluh pada Tempatnya dan waktu yang Tepat

Advertisement
Advertisement
Brosis, kita sebagai manusia yang normal dan pastinya tidak sempurna tentu akan pernah melakukan yang namanya mengeluh atas apa yang dirasakan karena harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Pada saat seperti itulah kadang orang bisa mengeluh dengan cara apa saja. Mengeluh merupakan salah satu sikap yang menyatakan ketidakpuasan akan sesuatu yang ingin dicapai namun tidak tercapai, atau bisa juga mengeluh karena kondisi yang tidak inginkan muncul pada saat yang tidak tepat dan masih banyak lagi hal lain yang membuat orang itu mengeluh baik karena dirinya sendiri maupun karena lingkungan.

Salah satu contoh ketika sekarang musim hujan mungkin akan banyak yang mengeluh masalah cucian yang tidak kering karena terus turun hujan atau ada juga yang mengeluh masalah yang lain yang masih ada kaitannya dengan hujan yakni masalah banjir yang menggenangi jalan sehingga membuat lalu lintas menjadi macet. Dalam hal lain misalnya dalam hal pencapaian sesuatu misalnya, sudah belajar dengan baik namun hasil ulangan masih jelek atau contoh lain sudah lama bekerja tapi gaji tidak naik-naik dan masih banyak lagi contoh lainnya. Apakah salah jika orang harus mengeluh? tentu saja tidak dan itu adalah sesuatu yang wajar dan normal.

Mengeluh pada Tempatnya dan waktu yang Tepat

Sudah menjadi hukum alam bahwa hampir semua manusia menginginkan segala sesuatu berjalan lancar dan menginginkan hasil yang baik dan berharap sesuai dengan ekspektasi. Punya satu ingin dua, setelah dapat dua minta tiga dan seterusnya, apakah itu salah? Sudah saya sebutkan itu wajar saja, itu normal-normal saja. Saya sendiri termasuk orang yang jarang mengeluh, bukannya saya sombong, saya lebih suka mencari solusi atas apa yang sedang saya alami, terutama masalah yang pastinya harus diselesaikan. Contoh kecil, misalnya ketika sedang sakit, tidak usah harus membuat status di sosial media, jika kamu mau sembuh, cukup kamu beli obat atau langsung datang ke dokter untuk berobat, jika tidak bisa sendiri, silakan minta bantuan kepada orang-orang-orang terdekat.

Mengeluh itu ada sisi positif dan negatifnya, jika kamu mengeluh pada tempat yang tepat maka bisa jadi kamu akan menerima nasib baik dan sebaliknya jika kamu mengeluh pada tempat yang salah, bisa jadi kamu akan menerima umpatan karena bisa saja keluhan kamu itu dianggap sebuah hinaan dan hal ini lah bisa dibilang mengeluh dengan resiko.

Contoh mengeluh dari sisi positif, misalnya ada seorang karyawan yang mengeluh pada atasannya atau yang punya jabatan tinggi di sebuah perusahaan. Dengan percaya diri dia bilang bahwa sebenarnya dia punya kemampuan yang seharusnya dibayar lebih oleh perusahaan. Dari keluhan tersebut mungkin perusahaan akan berfikir untuk menanggapi keluhan itu dengan bijak, misalnya dengan memberikan kesempatan dan mempromosikan seperti apa yang dia inginkan  dan pada saat itulah membuktikan kemampuannya dan tentunya harus sesuai dengan ekspektasi kedua belah pihak yakni Karyawan dan Perusahaan..

Contoh mengeluh dari sisi negatif, misalnya ada orang bergaji 8 juta sebulan, tiba-tiba nongkrong di pangkalan tukang ojek kemudian mengeluh : “Waduh pak, hidup kok susah begini, cicilan rumah dan mobil bulan ini belum terbayar karena uang saya habis untuk biaya kuliah anak saya.” Jangan salahkan tukang ojek yang mungkin penghasilannya tak sampai sebesar itu sebulan mungkin harus berhutang di sana sini agar bisa membiayai kebutuhan sehari-hari itu, kemudian memaki-maki anda. Keluhan yang nyata-nyata berpenghasilan lebih itu bisa membuat tukang ojek yang hanya bisa menyekolahkan anaknya sampai SMA itu naik pitam, keluhan itu bisa saja dianggap hinaan.

Mengeluh tidak mutlak haram, asalkan tepat kepada siapa kita mengeluh, kapan kita harus mengungkapkan keluhan kita dan melihat posisi kita sebenarnya seperti apa, agar keluhan kita tidak dimaknai sebagai bentuk ketidakbersyukuran kita kepada apa yang telah diberikan  oleh Tuhan kepada kita dan supaya keluhan itu tidak dimaknai sebagai penghinaan kepada orang yang kita keluhi, dimana bumi dipijak disana langit dijunjung, semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi kita semua, jika ada yang keliru tolong dikoreksi dengan menulis di kolom komentar, terimakasih.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Mengeluh pada Tempatnya dan waktu yang Tepat"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih