Pengertian Panca Yama Brata dan Bagiannya

Advertisement
Advertisement
Om Swastyastu, kali ini saya akan membahas sedikit tentang sesuatu yang pernah saya pelajari dulu. Hal ini ada kaitannya dengan Yoga. Dulu saya pernah hafal betul dengan yang namanya Panca Yama Brata. Baiklah saya tidak akan berlama-lama mengingat masa lalu. Saya akan mulai dari pengertian dari Panca Yama Brata yang terdiri dari tiga kata yaitu Panca artinya lima, Yama artinya mengendalikan dan Brata artinya keinginan atau nafsu yang baik atau buruk.

Berdasarkan arti katanya, Panca Yama Brata artinya lima macam pengendalian keinginan untuk tidak melakukan perbuatan jahat guna mencapai kesempurnaan jasmani dan rohani. Adapun bagian-bagian dari Panca Yama Brata adalah:

Ahimsa artinya tidak membunuh atau menyakiti sesama makhluk hidup dengan sewenang-wenang. Namun dalam kitab Silakrama disebutkan bahwa ada empat macam pembunuhan hewan yang dibenarkan yaitu: 

Dewa Puja (membunuh untuk persembahan atau yadnya kepada dewa/dewi)
Pitra puja (membunuh untuk persembahan atau yadnya kepada Pitara atau leluhur)
Athiti Puja (membunuh hewan untuk persembahan kepada tamu)
Dharma Wigata (membunuh hewan karena untuk melindungi diri)

Brahmacari artinya tingkah laku manusia atau masa menuntut ilmu tentang Ketuhanan dan Kesucian. Seorang Brahmacari tidak boleh kawin dengan dengan keluarga sendiri (Gamya Gamana), keluarga Guru ( Gurwang Gamana) dan menikah dengan istri orang lain (Paradana Gamana). Brahmacari ada tiga yaitu:
Sukla Brahmacari artinya tidak kawin seumur hidupnya.
Sewala Brahmacari artinya kawin hanya sekali dalam hidupnya.
Kresna Brahmacari artinya kawin lebih dari satu kali.

Satya artinya setia atau jujur. Ada lima jenis kesetiaan atau kejujuran yang disebutkan dalam Panca Satya yaitu:
Satya Wacana artinya setia atau jujur terhadap perkataan.
Satya Hredaya artinya setia atau jujur terhadap kata hati.
Satya Laksana artinya setia atau jujur terhadap perbuatan.
Satya Mitra artinya setia atau jujur terhadap pertemanan.
Satya Semaya artinya setia atau jujur terhadap janji.

Awyawahara artinya tidak terikat oleh ketentuan dan ikatan hidup keduniawian atau dapat diartikan pula melakukannusaha dengan tulus ikhlas guna mendapatkan ketentraman bathin. Awyawahara juga dapat diartikan sebagai cara hidup sederhana atau tampil apa adanya tidak berlebihan.

Asteya artinya tidak mencuri atau mengambil milik orang lain tanpa izin. Ada beberapa jenis yang disebut Asteya antara lain:
Angalap artinya mengambil secara paksa milik orang lain.
Akon Anuduhaken artinya menyuruh orang lain untuk merampok atau mencuri.
Aweh Pangan artinya memberi makan pencuri.
Wruha ring Maling artinya berkenalan dengan pencuri.
Amitra Maling artinya berteman dengan pencuri.
Anelang Drewyaning sanak tur tan angulihaken artinya meminjam milik orang lain tetapi tidak mengembalikannya.

Nah itulah pengertian dan bagian-bagian dari Panca Yama Brata, semoga bermanfaat. Untuk selanjutnya silakan baca juga Pengertian dan bagian-bagian dari Panca Nyama Brata, karena keduanya saling berkaitan, suksma Om Santhi, Santhi, Santhi Om.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Pengertian Panca Yama Brata dan Bagiannya"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih