Twitter Anonim ku yang penuh kenangan

Advertisement
Advertisement
Brosis, sebelum saya bercerita saya mau bertanya dahulu, kapan kamu mulai kenal yang namanya media sosial seperti facebook atau twitter? Saya sendiri kenal dengan facebook pada tahun 2009 dan kemudian kenal dengan twitter pada awal tahun 2010. Kali ini saya mau sedikit cerita tentang pengalaman saya sebagai admin akun twitter interaktif anonim atau tanpa biodata jelas dan tanpa tujuan yang jelas karena saat itu masih ababil.

Semenjak kenal dengan twitter tahun 2010 silam saya termasuk orang banyak punya akun twitter dari akun pribadi sampai akun untuk keperluan interaktif anonim. Dulu waktu kenal dengan twitter belum banyak teman yang ada di twitter maka dari itu saya mulai akun twitter anonim interaktif terutama yang postingannya lucu dan bikin ketawa, salah satu akun twitter yang saya follow adalah @twitNgaco dan @family_100 nah kedua akun itu selalu membuat saya ketawa. Kadang mereka postingnpertanyaan dan harus dinjawab selucu mungkin dan jawaban paling lucu akan di retweet oleh adminnya, dan saya sering jawab pertanyaannya tetapi tidak pernah di retweet, dan sekarang saya tidak tahu kelanjutannya apakah kedua akun itu masih aktif atau tidak.

Menurut saya enak juga ya jadi admin akun seperti itu banyak punya follower nyata karena dulu masih jarang akun palsu dan juga banyak mention. Dari ketertarikan itu akhirnya saya putuskan untuk membuat akun twitter anonim khusus untuk interaktif lucu lucuan. Setelah berhasil membuat akun dengan nama @anagkost saya mulai berfikir akun sudah punya tapi follower belum ada, jika nanti saya posting pertanyaan siapa yang akan menjawab? Saya pun mulai follow akun anonim itu dengan akun pribadi saya.  Karena belum punya follower saya berfikir bagaimana cara memdapat follower akhirnya saya memakai cara menyambar twitt orang yang ada tulisan "kost" dari sana saya bisa mendapat follower yang bisa di bilang follower setia dan saya juga follow balik akun mereka. Dari sana saya SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) dengan mereka setiap mereka ngetwit selalu saya reply dan akhirnya saya makin banyak follower. Kadang saya juga terang terangan minta di follow balik setelah saya follow aku  mereka ada yang langsung melakukannya ada juga yang tidak sama sekali dan saya pun berhenti mengikuti mereka. Saya ingat sekali ada satu follower setia dia cewek masih kuliah dari medan kita dulu sering balas twitt.

Setelah follower banyak kurang lebih 100, maka saya rubah nama akun menjadi @soalGAMPANG setelah itu saya mulai posting atau ngetwitt pertanyaan yang sangat mudah untuk di jawab dan berharap jawaban yang datang adalah jawaban lucu dan jawaban yang paling lucu akan diretweet. Tetapi kenyataan tidak sesuai harapan, kadang ngetwitt pertanyaan tidak ada yang jawab dan akhirnya saya jawab dengan akun pribadi saya dan saya retweet lagi dengan akum anonim itu, gila gak tuh? Apa lagi dulu belum ada aplikasi twitter bisa dipakai lebih dari satu akun twitter jadi log out dan login gitu deh.

Setelah lama ngetwitt pertanyaan gampang dan tidak ada respon, akhirnya saya mulai berfikir bagaiamana caranya supaya follower mau interaktif dan akhirnya saya putuskan untuk menganti nama akun lagi dengan @pepatuah dari sana saya mulai ngewtwitt kata kata bijak dan ternyata banyak respon dan banyak yang meretweet kata kata bijak yang saya tweet, singkat cerita setelah lama ngetwitt kata bijak akhirnya sampai juga dengan follower 2000, dari sana saya mulai senang dan sekarang yang menjadi masalah adalah stok kata bijak sudah habis dan sudah tidak ada ide lagi dan akhirnya akun @pepatuah pun mati suri dan sudah beberapa kali berganti nama seperti @PenulisBijak dan saya lupa entah nama apa lagi yang pernah di pakai. Sampai saat ini akun ini masih mati suri mungkin ada yang mau menjadi admin? Nah mungkin hanya itu cerita kali ini semoga menyenangkan, atau ada salah satu dari kamu yang pernah follow akun twitter tersebut?
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Twitter Anonim ku yang penuh kenangan "

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih