Tipe Sales Sepeda Motor di Dealer

Advertisement
Advertisement

Kemarin saya sempat berkunjung ke dua Dealer berbeda untuk mengecek harga terbaru sepeda motor dan sekalian untuk service berkala sepeda motor yang sekarang saya pakai sehari-hari. Pertama akriko masuk ke salah satu Dealer terbesar di kota tempat saya tinggal, pertama saya langsung datang untuk mendaftar service sepeda motor, ternyata pas mau servis di minta STNK dan kebetulan lupa bawa STNK akhirnya cuma ngasi nama saja, untuk tidak di curigai, hehe...

Setelah selesai daftar service saya menunggu di show room sambil meminta daftar harga terbaru sepeda motor kepada salah satu karyawan disana dan saya pun ditanya harga yang pakai kredit ini atau itu? saya pun menjawab yang harga tunai, kemudian diambilkan selembar kertas yang berisi daftar harga terbaru dari sepeda motor, setelah itu dia cuek. Kemudian saya memutuskan lagi untuk melihat lihat motor sambil membawa daftar harga tersebut, kemudian saya di samperi lagi, dan dia berkata, ada yang bisa saya bantu? dan saya pun menjawab oh tidak ada, saya cuma mau lihat-lihat saja, dan dia pun menjawab, nanti kalau ada apa-apa hubungi saya di sana ya... kemudian meninggalkan saya. Setelah itu saya bertanya lagi tentang produk terbaru mereka, apa motor ini belum ada di dealer ini ya? dia menjawab oh sudah ada tapi motornya masih di gudang, mau saya antar melihat? saya jawab.. oh tidak usah terimakasih... dan dia pun kembali pergi duduk manis di kursinya, akhirnya servis pun selesai, saya pun pergi meninggalkan dealer.

Kemudian saya masuk lagi ke dealer motor lain dengan merek lain, saat masuk saya langsung disambut seorang wanita dan sepertinya dia itu salesnya, kemudian langsung saya bertanya boleh minta daftar harga terbarunya? dan langsung diambilkan, dia pun bertanya mau nyari apa mas? saya pun menjawab ya nyari motorlah mbak... hehe... dia pun kembali bertanya, maksudnya motor apa mas, motor matik, bebek atau tipe sport? oh saya nyari motor matik mbak, matik yang mana mas, vario, beat atau scoopy? tar dulu mbak saya lihat-lihat aja dulu, dia pun bertanya lagi, mas boleh tau nomornya gak? nomor apanya mbak? hehe... nomor telpon masnya, oh nomor telpon saya? saya gak punya telpon. Karena gak ngasi nomor, si mbak terus bertanya dan meminta nomor telpon saya. Pada akhirnya saya memutuskan pulang dan si mbak pun terus mengejar saya dan bertanya berapa nomor telpon saya, karena dia gak dapat nomor telpon saya, dia pun menegaskan, kalau ada pertanyaan mas bisa hubungi nomor saya didaftar harga itu sudah ada nomor telpon saya, oke mbak, terimakasih, dan saya pun pergi dari dealer itu.

Nah dari dua cerita diatas maka saya dapat menyimpulkan, bahwa sales motor di dealer yang pertama kurang begitu agresif dan tidak bisa menunjukkan kalau dia itu seorang sales yang handal dan melihat calon pembeli sebagai pembeli yang tidak pontensial, sedangkan di dealer yang kedua menurut saya dia itu lebih agresif dan tidak memilih calon pembeli dan melihat pembeli sebagai calon pembeli yang potensial artinya bisa juga dibilang dia tidak memilih-milih calon pembeli untuk dilayani. Nah mungkin hanya itu sedikit cerita kali ini, semoga berguna bagi sales delaer sepeda motor baik yang bertemu langsung atau sales dealer sepeda motor online, terima kasih.

Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Tipe Sales Sepeda Motor di Dealer"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, Jangan ada Spam dan link aktif. Terimakasih