Cara Membatalkan Auto debit BPJS Ketenagakerjaan pada Shopeepay

Daftar Isi
Akriko.com - Halo Brosis, jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan informasi tentang Cara Membatalkan Auto debit BPJS Ketenagakerjaan pada Shopeepay, mungkin ada orang yang sedang bermasalah dengan outo debit BPJS Ketenagakerjaan di Shopeepay.


Saya sendiri termasuk istri dan juga Ibu saya bergabung dengan BPJS ketenagakerjaan BPU ( Bukan Penerima Upah) sejak tahun 2023 lalu. Pembayaran secara rutin setiap bulan atau kadang tiga bulan sekali. Pernah saya dengar kabar katanya pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan itu baiknya setiap bulan, entah apa alasannya saya lupa.

Nah mendengar kabar itu, mungkin sejak 2 tahun lalu, akhirnya saya ubah metode pembayaran iuran BPJS TK saya dengan memakai auto debit. Seperti yang kita bisa lihat pada aplikasi JMO pilihan auto debitnya sedikit sekali, cuma BRI Direct Debit, BNI, Ovo, Shopeepay, Danan dll saya lupa.

Karena pilihannya cuma sedikit saat itu saya pilih memakai Shopeepay karena sering bertransaksi memakai shopeepay, artinya ShopeePay saya selalu berisi saldo diatas 200ribu. Saat itu saya daftarkan semuanya, BPJS TK saya, istri dan Ibu saya memakai shopeePay. Jadi tak perlu pusing lagi mikirin pembayaran iuran BPJS TK, karena sudah otomatis terdebit pada akun ShopeePay.

Selama itu saya pun selalu meneriam pemberitahuan via email tentang auto debit yang berhasil dari ShopeePay, biasanya yang mengirim adalah Xendit karena sistem ShopeePay dan BPJS TK ini bekerja sama dengan Xendit.

Namun pada hari ini Senin, 11 Mei 2026, entah kenapa saya tumben-tembenan ingin membuka aplikasi JMO, pertama saya buka punya istri saya, ketika saya lihat ternyata statusnya non aktif, saya bertanya dalam hati, kok bisa non aktif, padahal saya selalu bayar iuran tiap bulan.

Kemudian saya cek juga punya saya sendiri, ternyata statusnya juga sama, non aktif juga. Nah yang paling saya takutkan adalah punya Ibu saya, jika sampai punya ibu saya juga ikut non aktif, rugi besar ini jadinya.

Saya pun buka punya ibu saya, sambil harap-harap cemas dan beraharp yang terbaik, Abrakadabra... saya lihat ternyata statusnya masih aktif. Syukurlah, jika ini sampai non aktif, artinya saya sudah tidak bisa lagi mendaftarkan ibu saya ke BPJS TK karena umurnya sudah di atas 65 tahun, dulu waktu daftar umurnya 64 tahun lebih sekian bulan.

Saya pun merasa senang karena punya ibu saya masih aktif, setelah itu saya cek ShopeePay saya, saya lihat riwayat transaksi di ShopeePay untuk melihat catatan Auto Debitnya. Saya mulai lihat dari bulan Februari 2026, karena pembayaran terkahir terlihat bulan Februari 2026.

Setelah saya cek, ternyata ada 3 transaksi untuk BPJS TK, itu artinya pembayaran untuk 3 akun sudah benar. Selannjutnya saya cek bulan maret 2026, ternyata yang ada cuma satu saja, punya ibu saya. Selanjutnya untuk bulan april juga sama, ternyata yang berhasil punya Ibu saya, sedangkan punya saya dan istri saya tidak ada.

Karena dua bulan tidak terbayar, maka saya pun berniat untuk membayarnya secara manual, namun tidak bisa alasannya karena NIK yang saya daftarkan BPJS TK masih terdaftar dengan pembayaran auto debit, lalu saya pun membatalkan auto debit BPJS TK saya di Shopeepay.

Seperti apa Cara Membatalkan Auto debit BPJS Ketenagakerjaan pada Shopeepay, silakan simak caranya di bawah ini.
  1. Pertama buka aplikasi JMO kemudian login dengan akun  kamu, setelah itu silakan cari Profil saya.
  2. Setelah itu silakan pilih menu Informasi Auto Debit, setelah itu silakan pilih Peserta, nanti akan muncul namanya di bawah, silakan pilih nama itu.
  3. Setelah itu silakan pilih alasan membatalkan Auto Debit, silakan pilihalasan yang sesuai atau sembarang saja pilihnya. Setelah itu silakan pilih lanjutkan.
  4. Setelah itu akan muncul pesan, nonaktifkan auto debit, silalan pilih Proses.
  5. Setelah itu akan muncul pesan, penonaktifan auto debit berhasil, silakan pilih OK.
Nah Seperti itulah Cara Membatalkan Auto debit BPJS Ketenagakerjaan pada Shopeepay, semoga bermanfaat.

Cerita ini masih berlanjut, setelah saya menghentikan auto debit pada akun saya, maka saya cek riwayat auto debit pada akun shopeepay saya. Berdasarkan keterangan pembayaran terakhir pada aplikasi JMO punya istri saya yakni bulan Februari 2026.

Dari petunjuk itu saya mulai mengecek di ShopeePay mulai bulan Februari 2026, disana memang terlihat ada tiga transaksi untuk BPJS ketenagakerjaan, artinya memang benar sudah dibayar. 

Selanjutnya saya cek bulan maret 2026, ternyata hanya ada 1 transaksi saja, yakni punya ibu saya, punya saya dan istri tidak ada. Begitu juga bulan april 2026, yang ada cuma 1 transaksi saja. Artinya memang benar pembayaran sampai bulan Februari 2026 saja.

Selanjutnya setelah auto debit di batalkan, saya coba untuk membayar secara manual, saya coba punya istri saya, ternyata bisa dibayar, tetapi pemberitahuan pada email, bukan pembayaran iuran, tapi malah pendaftaran sudah berhasil dan itu pun terdaftar di BPJS TK di Timika Papua, kok bisa ya ke Timika larinya?

Setelah itu saya coba buka JMO punya saya sendiri, nah saya lihat pembayaran terkahir itu malah sampai desember 2025, saya pun jadi bingung, padahal autodebit terakhir itu bulan Februari 2026. Kemana larinya iuran saya yang bulan Januari dan Februari 2026?

Maunya saya langsung daftar lagi, namun karena ada sesuatu yang tidak sesuai, akhirnya saya tunda dulu untuk mendaftar ulang, nanti saya mau datang ke kantor BPJS TK yang di Singaraja, nanti saya mau tanyakan hal ini.

Berikut ini beberapa bukti Gambar dari kasus ini.







Kriana
Kriana Saya hanya orang yang menyempatkan diri untuk menulis tentang apa saja ketika saya sempat menulis, untuk diri sendiri maupun informasi untuk orang lain

Posting Komentar