Pengalaman Bawa Makanan ke Lapas Kelas II A Kerobokan dengan GrabExpress
Daftar Isi
![]() |
| Foto: bali.polri.go.id |
Nah singkat cerita tanpa ada hambatan di jalan saya pun tiba di Lapas kelas II A Kerobokan, sampai sana saya langsung parkir dan menelpon yang menerima barang tersebut. Setelah itu saya disuruh untuk menitip barang itu ke bagian penitipan. Nah karena saya tidak tahu dititip dimana maka inilah yang saya lakukan.
- Setelah parkir saya bertanya di pos / tempat portal pintu masuk itu, saya bilang mau nitip makanan, lalu saya di kasih nomor antrean oleh petugas disana.
- Setelah itu saya masuk lewat jalan yang ada teralis, sampai di dalam harus mengecek barang yang akan dititip lewat Xray dan saya juga harus melewati pintu detektor untuk bisa masuk ke bagian penitipan barang tersebut.
- Setelah itu saya pun langsung menuju petugas pencatat barang, disana ditanya siapa nama saya, alamat saya, nomor telpon, apa yang di bawa dan siapa nama penerima dan nama wisma penerima.
- Setelah selesai di catat, nanti saya dikasih selembar kertas kecil yang berisi identitas titipan, kemudian harus tunggu lagi karena kotak / box penitipan barang masih kosong.
- Setelah itu nomor antrean pun dipanggil, silakan datang ke bagian box makanan (sebelah tempat pencatatan)
- Disana akan dicek jenis makanan yang dititip, dicek oleh petugas, jika tidak ada masalah makanan akan dimasukkan ke dalam box dan juga kertas kecil tadi ditempel pada box tersebut.
- Setelah itu barang pun dimasukkan kedalam dan akan diberikan kepada penerima, nah setelah selesai.
Nah itulah pengalaman saya mengirim makanan ke Lapas kelas IIA Kerobokan dengan Grab Express, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Posting Komentar