Taman Air Tirta Gangga di Karangasem
Daftar Isi
Setelah sampai di lokasi Tirta Gangga, saya langsung parkir motor, kemudian langsung menuju tempat penjualan tiket masuk. Saat melewati jalan itu ada terdapat banyak warung yang menjual snack dan juga ada yang menjual makanan ikan. Mungkin beruntung atau sial, sampai di loket, kasir tidak punya kembalian, akhirnya saya diizinkan masuk tanpa membeli tiket dan menyuruh nanti pas keluarnya saja membeli tiket. Harga tiket untuk tamu domestik adalah Rp 10.000 dan untuk bule adalah Rp 20.000.
Setelah itu saya langsung masuk saja dan duduk sebentar untuk melihat areal dari Tirta Gangga ini yang tidak begitu luas dan bisa terlihat semuanya dari pintu masuk areal Tirta Gangga. Sambil duduk saya melihat kolam yang arinya jernih dan penuh dengan ikan yang besar dan juga kecil. Sebelum lanjut bercerita, ada baiknya kita simak dulu sejarah singkat dari Taman Air Tirta Gangga ini.
Tirta Gangga merupakan salah satu situs warisan budaya yang dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem terakhir yaitu Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem (I Gusti Bagus Jelantik) untuk kesepuluh anak beliau yang dijadikan milik bersama (druwe tengah). Sejak tahun 1981 pengelolaan Taman Tirta Gangga ini diserahkan kepada Dr. Anak Agung Made Djelantik.
Tirta berarti air yang diberkati dan Gangga diambil dari nama sungai Gangga di India. Air dari mata air Tirta Gangga dianggap sebagai air suci oleh umat Hindu di Bali. Air ini digunakan untuk upacara keagamaan di Pura-Pura di daerah tersebut sampai saat ini. Taman Tirta Gangga ini merupakan taman bermain bagi anggota keluarga kerajaan pada waktu itu.
Tirta Gangga merupakan salah satu situs warisan budaya yang dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem terakhir yaitu Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem (I Gusti Bagus Jelantik) untuk kesepuluh anak beliau yang dijadikan milik bersama (druwe tengah). Sejak tahun 1981 pengelolaan Taman Tirta Gangga ini diserahkan kepada Dr. Anak Agung Made Djelantik.
Tirta berarti air yang diberkati dan Gangga diambil dari nama sungai Gangga di India. Air dari mata air Tirta Gangga dianggap sebagai air suci oleh umat Hindu di Bali. Air ini digunakan untuk upacara keagamaan di Pura-Pura di daerah tersebut sampai saat ini. Taman Tirta Gangga ini merupakan taman bermain bagi anggota keluarga kerajaan pada waktu itu.
Setelah lama duduk akhirnya saya putuskan untuk mengelilingi areal Tirta Gangga ini, pertama saya mulai menelusuri bagian paling ujung yang terdapat bangunan besar seperti wantilan setelah itu lanjut belok kanan menuju areal yang lain. Setelah itu melintasi kolam yang ada beberapa patung yang mencerminkan tokoh pewayangan Mahabarata.
Setelah itu lanjut ke sebelah kiri pintu masuk, di sana terdapat jembatan kecil sebagai penghubung menuju tengah kolam. Dalam kolam tersebut terdapat juga penyekat dan di atasnya terdapat juga koma-koma kecil sehingga terlihat begitu indah. Pada setiap kolam besar, terdapat banyak ikan sehingga terlihat begitu alami. Pada bagian ini di pojok kiri pintu masuk ada toilet jika kamu merasa kebelet pipis.
Pada bagian ujung kanan Tirta Gangga ini juga terdapat kolam yang besar dan airnya juga jernih, kolam ini ternyata dipakai untuk berenang, sebelumnya saya tidak tahu kalau di areal ini ada kolam yang bisa dipakai berenang oleh pengunjung lengkap dengan ruang ganti pakaian.



Posting Komentar