Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Samsat Online dengan Aplikasi Samsat Online Nasional di Bali

Akriko.com - Sejak wabah Pandemi Corona ini pemerintah mengimbau masyarakat untuk tinggal dirumah saja dan tidak keluar kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. Banyak kegiatan harus dilakukan tanpa kontak yang artinya bisa dilakukan dari rumah atau bisa saja dengan cara online untuk membayar sesuatu.

Sebagai warga negara yang baik tentu kita harus sebisa mungkin untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19 yang makin hari pasiennya semakin bertambah. Oleh sebab itu jika bisa melakukan sesuatu dari rumah secara online maka kita tidak perlu keluar rumah dan berkerumun dalam satu tempat.

Seperti kali ini saya mencoba untuk membayar pajak kendaraan saya yang sudah akan jatuh tempo pada pertengahan bulan Mei 2020 ini. Dari awal pihak Samsat sudah mewanti-wanti kalau untuk bayar pajak kendaraan tahunan bisa lewat online tanpa harus datang ke kantor samsat. Salah satu caranya adalah dengan aplikasi Samsat Online Nasional.

Nah sebelum kamu akan membayar pajak kendaraan tahunan, maka kamu bisa juga cek berapa bayar pajak kendaraan kamu secara online lewat situs BPD Bali. Silakan baca tulisan saya sebelumnya dengan judul Cara mengetahui pembayaran pajak kendaraan tahunan secara online di Bali.

Kebetulan kali ini saya akan ke Singaraja untuk mengambil order korden, maka sebelum berangkat ke Singaraja saya sudah daftar dulu pembayaran pajak kendaraan tahunan lewat aplikasi Samsat Online Nasional untuk mendapatkan kode bayar saat akan transfer pembayaran pajak lewat ATM.

Cara memakai aplikasi Samsat Online Nasional ini sangat mudah, saya sendiri baru pertama kali memakainya, namun tidak menemukan kendala sama sekali, kecuali saat akan membayarnya. Nah Seperti apa cara bayar samsat online di Bali dengan aplikasi Samsat Online Nasional, silakan simak langkahnya di bawah ini.
  1. Bagi yang belum punya aplikasi Samsat Online Nasional, silakan bisa unduh dulu di Play Store Google, setelah itu silakan buka aplikasi Samsat Online Tersebut, setelah dibuka maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.
  2. Setelah itu silakan pilih menu Pendaftaran, setelah itu akan muncul Terms And Conditions seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini, silakan pilih setuju yang warna hijau.
  3. Setelah itu silakan isi data kendaraan yang akan di bayar pajak tahunannya, formnya seperti pada gambar di bawah ini. Silakan isi mulai dari NRKB/ No. Polisis, NIK, No. Rangka (5 digit belakang), Kontak / Nomor HP dan alamat email. (no HP dan Alamat Email, bisa pakai punya siapa saja, tidak mesti no HP atau email yang punya motor). Jika terisi dengan benar, silakan tap Lanjutkan
  4. Jika sudah benar mengisi formulir tadi, maka akan muncul data pemilik dan jenis kendaraan dan juga jumlah pajak yang harus di bayar. Selain itu muncul juga alamat kirim dari SKPD sesuai dengan alamat KTP. Pada bagian ini juga muncul pesan warna merah, yang berisi tulisan kalau Kode bayar hanya berlaku selama 2 jam dari sejak proses pendaftaran awal. Nah jika sudah benar maka silakan tap Setuju.
  5. Jika sudah maka akan muncul Kode Bayar yang akan dipakai saat membayar di ATM. Muncul juga No polisi kendaraan dan total biaya yang harus ditransfer dan biasanya akan muncul otomatis setelah kita bisa memasukkan kode bayar dengan benar.
  6. Setelah mendapatkan kode bayar maka silakan transfer lewat ATM, Bank yang bisa dipakai adalah Bank BRI, Mandiri, Bukopin, BCA, BNI, Bank Jatim dan CIMB. Kebetulan saya punya BCA maka saya pakai ATM BCA saja dan caranya sangat mudah sekali.
Seperti apa cara transfer pembayaran pajak kendaraan tahunan lewat ATM BCA silakan simak langkahnya di bawah ini, caranya sangat mudah sekali.
  1. Seperti biasa jika sudah di depan mesin ATM, silakan masukan kartu dan masukkan PIN ATM kamu.
  2. Setelah itu silakan pilih menu Transaksi Lainnya
  3. Setelah itu pilih pembayaran
  4. Silakan pilih menu MPN / Pajak
  5. Setelah itu silakan pilih Pajak Kendaraan
  6. Setelah itu silakan pilih Pembayaran Pajak
  7. Setelah itu silakan masukkan Kode Sandi Provinsi (3 Digit). Karena Bali belum punya kode digit, maka dipakai punya Nasional saja yakni 100. Setelah itu silakan tekan Benar.
  8. Setelah itu silakan masukkan Kode Bayar yang jumlahnya 16 digit, silakan tekan benar jika sudah selesai.
  9. Setelah itu akan muncul data kendaraan dan jumlah yang akan di bayar pada layar ATM seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
  10. Silakan Tekan Ya untuk membayar pajak itu, dan akan keluar printout, jika tidak ingin bertransaksi lagi, silakan pilih Tidak.
  11. Bagi yang memakai Bank lain, silakan simak caranya pada aplikasi Samsat Online Nasional pada menu Panduan, silakan pilih Panduan Pembayaran.
Setelah bayar di ATM, kamu bisa cek lagi di aplikasi Samsat Online Nasional tentang stastus Pembayaran kamu. Silakan lihat pada Info Proses, disana terlihat status dari Belum dibayar menjadi sudah di bayar. Setelah itu bisa juga cek bagian E-TBPKP, disana ada tambahan tombol Lihat, jika di tap maka akan muncul seperti pada gambar di bawah ini.

Selain itu bisa dicek juga pada bagian E-Pengesahan STNK, disana juga ada tambahan tombol Lihat, dan jika di tap akan muncul seperti pada gambar di bawah ini.

Nah itulah cara mudah bayar kendaraan / samsat kendaraan bermotor dengan aplikasi Samsat Online Nasional. Cara di atas mungkin bisa berlaku secara Nasional dari Sabang sampai Merauke, jadi tidak perlu antre atau berkerumun di kantor Samsat hanya untuk bayar pajak tahunan kendaraan.

Untuk selanjutnya nanti akan saya update seperti apa cara dan bentuk bukti pengesahan yang dikirim sesuai alamat yang di KTP, nanti akan saya tulis lagi disini. Nah untuk kali ini saya cukupkan dulu sampai disini pengalaman saya bayar pajak / samsat online dengan aplikasi Samsat Online Nasional, semoga bermanfaat.

Update 20 Mei 2020

Seperti janji saya sebelumnya setelah selesai membayar pajak kendaraan lewat aplikasi e-Samsat Online nasional maka saya akan tulis kelanjutan dari pengalaman saya bayar samsat tersebut. Nah sebelumnya saya kira bahwa bukti pengesahan STNK akan dikirim ke alamat sesuai KTP, namun setelah saya tanya kepada layanan samsat Buleleng di nomor WA 082341480000 disana saya bertanya seperti pada gambar di bawah ini.

Oleh karena itu saya tunda dulu untuk pengesahan STNK karena jarak kantor Samsat Buleleng dari rumah lumayan jauh. Setelah beberapa hari akhirnya Gerai Samsat Kubutambahan buka kembali, saya pun bertanya lagi lewat kontak WA Samsat Buleleng, seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Oleh karena pengesahan bisa dilakukan di gerai Samsat Kubutambahan maka saya pun menuju ke sana pagi ini tanggal 20 Mei 2020. Untuk pengesahan cukup bawa STNK asli, KTP asli dan bukti pembayaran / transfer. Sampai disana cukup serahkan tiga surat itu dan tanpa waktu lama maka pengesahan sudah selesai.

JAdi kesimpulannya adalah, jika bayar pajak kendaraan pakai Aplikasi Samsat Online nasional, bagi saya masih agak ribet dan belum maksimal onlinenya karena untuk pengesahan STNK masih harus datang ke kantor samsat. Jika benar-benar online, seharusnya tidak perlu lagi datang ke kantor Samsat.

Posting Komentar untuk "Pengalaman Samsat Online dengan Aplikasi Samsat Online Nasional di Bali"