Pembunuhan di Singaraja oleh Sepupu Sendiri

Advertisement
Advertisement
Tadi pagi saya sempat membaca kabar dari grup facebook, katanya ada pembunuhan di Singaraja tepatnya dijalan Imam Bonjol dimana pada kabar itu ada sebuah foto yang diunggah berisi ceceran darah dan ada petugas yang memeriksa dan ada juga garis polisi juga.

Dan ternyata sore ini sudah dikabarkan oleh Bali post, kejadian pembunuhan terjadi hari Kamis (27/08/2015) pagi tadi sekitar pukul 07.30 yang menjadi korban adalah Gede Purwa Usada (47) dimana korban dibunuh oleh sepupunya sendiri Putu Sudiasa (42).

Selain itu ada juga salah satu korban adalah Putu Suarjana (46) keluarganya juga yang mengalami luka saat mencoba melerai keduanya saat berkelahi, beruntung dia hanya luka saja tidak meregang nyawa juga.

Penyebab perkelahian ini yang menyebabkan korban jiwa ini sementara diduga karena masalah sepele yaitu karena kandang atau sangkar ayam yang menghalangi jalan. Saat itu korban sedang naik motor mau masuk kerumah tetapi tidak bisa masuk karena terhalang oleh kandang ayam tadi.

Melihat hal itu korban menyuruh tersangka untuk memindahkan kandang ayam tersebut, tapi tersangka tak terima dan terjadilah perang mulut sampai akhirnya terjadi penusukan yang menyebakan korban tewas.

Korban yang tinggal di Jalan Gunung Batok Denpasar Barat ini yang juga punya usaha percetakan di Monang-maning pulang ke Singaraja rencananya untuk melayat karena ada warga kampungnya yang meninggal, tetapi ternyata nasib berkata lain korban harus meregang nyawa oleh sepupunya sendiri karena masalah sepele.

Tersangka yang merupakan sepupu korban ini katanya memang orang yang susah diatur, katanya dia suka berjudi dan mabuk-mabukan itu kata Bibinya yang bernama Ni Nyoman Sujani. (BP)

Sungguh miris rasanya membaca berita ini, ternyata nyawa manusia bisa hilang karena masalah sepele dan itu pun karena keluarga sendiri. Dumogi amor ring Acintya dan keluarga yang ditinggalkan menjadi tabah.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

1 Response to "Pembunuhan di Singaraja oleh Sepupu Sendiri"

  1. be careful in our own time when we drive a car or motorcycle because the streets were not safe now be robber
    http://www.sanadomino.com

    ReplyDelete

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih