Penipuan Mengaku Dari Kepolisian

Advertisement
Advertisement

Kemarin tanggal 15 april 2014 akriko tidak kerja atau cuti karena ada upacara agama, biasanya kalau libur begini banyak orang dari kantor atau guide yang menelpon sekedar untuk booking, kadang ada kontak yang tersimpan di telpon kadang ada juga orang yang menelpon dengan nomor baru. Kemarin akriko ada menerima telpon dari guide yang nomornya tidak tersimpan di kontak telpon akriko dan ada juga guide yang menelpon dan nomornya  sudah tersimpan dikontak telpon akriko. Kemarin sekitar jam 12.12 WITA telpon akriko berbunyi dan dengan buru-buru akriko mengambil telpon dan ternyata nomornya tidak tercantum dalam kontak telpon akriko karena akriko kira itu dari guide atau kantor maka telpon langsung akriko jawab, nah setelah akriko jawab apa yang terjadi ternyata itu bukan dari guide atau kantor nah berikut akan akriko ceritakan bagaimana selanjutnya percakapan di telpon.

Pertama kali jawab telpon itu bukanya sapaan yang akriko terima tetapi suara sirene ambulan dan suara orang yang seperti menangis minta tolong, setelah beberapa kali akriko bilang halo baru ada lelaki yang menjawab, dia langsung bertanya "siapa nama lengkap adik anda?" akriko kira ada teman yang mengerjai, akriko pun kaget kok tiba-tiba dia bertanya nama lengkap adik dan akriko pun balik nanya "maaf dari mana ini pak dan dengan siapa?" dan dia balik nanya "dengan bapak siapa ini?" akriko pun menjawab dengan nama depan umumnya orang Bali yaitu Made, dan dia pun bertanya nama lengkap anda pak?  Kemudian dia lagi bertanya siapa nama lengkap adik anda, saya pun sedikit jengkel dan berkata "dari tadi bapak nanya nama lengkap adik saya, saya tidak tahu kronologi kok tiba tiba bapak nanya nama lengkap adik saya apa masalahnya? dia pun tidak mau menjawab dan beberapa kali menanyakan lagi nama akriko dan nama adik akriko, setelah akriko tidak mau menjawab akriko balik nanya "ini dengan siapa dari mana? dia pun menjawab"ini dari kepolisian" akriko tanya lagi dengan siapa saya bicara? dia bilang dengan "Aiptu Sanjaya" dan akriko lagi nanya dari kepolisian mana? dia bilang "dari Polda" akriko balik nanya lagi Polda Mana pak? dia menjawab " Polda Bali" kembali dia bertanya nama lengkap adik akriko, tetapi akriko tidak pernah menyebutkannya, sepertinya dia mulai jengkel dengan sikap akriko yang tidak mau menyebutkan nama adik akriko dan dia pun bertanya sekali lagi "siapa nama lengkap adik anda kalau tidak mau jawab saya tembak adik anda" dan telpon langsung putus. 

Nah dari percakapan itu kira-kira apa modus dari orang itu yang mengaku polisi dan bertanya nama lengkap saudara atau keluargamu? sepertinya orang itu berusaha menipu karena dulu ada kasus mirip seperti ini tetapi bukan polisi, tetapi mengaku dari rumah sakit, bahwa ada salah satu anggota keluarga yang jatuh dari tangga dan masuk rumah sakit dan segera harus di operasi dan membutuhkan obat yang harus segera di tebus dengan mentransfer sejumlah uang ke rekening salah satu komplotan penelpon itu, setelah dicek ternyata anggota keluarganya baik-baik saja dirumah dan tidak mengalami kecelakaan. Dan hal yang sama juga pernah dialami oleh kakak akriko di Jakarta.

Nah dari kedua cerita itu yang menurut akriko memiliki modus hampir sama, jika  di kemudian hari kamu atau keluargamu mengalami hal yang sama maka apa yang harus kamu lakukan? mungkin ini sedikit tips dari akriko:
  1. Tetap tenang jangan panik saat menerima kabar buruk dari penelpon gelap.
  2. Jangan pernah menjawab pertanyaan penelpon itu sebelum kamu benar-benar tahu penelpon itu
  3. Cari anggota keluargamu yang ada disekitarmu atau temanmu saat kamu menerima telpon seperti itu supaya orang lain tahu percakapanmu dan orang bisa tahu apa yang sedang terjadi.
  4. Suruh orang menelpon orang yang dimaksud atau keluarga atau teman dari orang yang dimaksud oleh penelpon palsu itu.
  5. Jangan pernah takut dengan ancaman yang dilontarkan oleh penelpon, meskipun kamu belum tahu situasi sesungguhnya. 
  6. Pastikan kondisi anggota keluargamu baik-baik saja setelah dihubungi oleh keluarga tau temanmu tadi.
  7. Tetap tenang dan jangan sampai kalah oleh ancaman penelpon palsu itu, jika kamu sudah bisa meladeni dengan tenang maka akriko yakin penelpon itu akan mematikan telponnya sendiri.
Nah mungkin hanya itu sedikit cerita dan sedikit tips dari akriko dari kejadian penelpon mengaku polisi ini, semoga bermanfaat dan tolong sebarkan supaya lebih banyak orang yang tahu. Akriko minta maaf, nama diatas yang disebutkan adalah nama pengakuan dari penelpon gelap itu dan tidak ada maksud menyerang pribadi atau instansi lain yang merasa namanya seperti yang tersebut diatas, terimakasih.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Penipuan Mengaku Dari Kepolisian"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih