Rambu Penghalang Rezeki (humor)

Advertisement
Advertisement
Sekian lama mondar-mandir di jalan dan sering melakukan perjalanan panjang, saya sering melihat seorang yang berjualan di pinggir jalan, membuka lapak diatas meja yang tidak begitu besar untuk memajang dagangannya. Kisah ini di mulai dari seorang penjual durian di pinggir jalan dekat rambu jalan.

Penjual ini mencoba menjual daganggannya, hari pertama mencoba berjualan sepertinya dia tidak beruntung padahal banyak kendaraan yang lalu-lalang di jalan tersebut dan sampai sore menjelang malam tak satu pun buah bisa terjual.
Keesokan harinya dengan harapan yang besar dan ditempat yang sama, berharap bisa menjual banyak buah durian dan pulang membawa banyak uang, dia pun kembali memajang dagangannya, dari pagi sampai siang hari tak satupun kendaraan yang berhenti untuk membeli bahkan hanya untuk melihat lihat, pada akhirnya sore pun tiba dan dia kembali pulang dengan bayak durian yang belum laku.

Keesokan harinya dengan harapan yang sama pedagang itu kembali berjualan di tempat yang sama dan memajang barangnya lebih rapi dan baik supaya ada orang yang tertarik untuk berhenti dan berharap ada yang membeli buah duriannya, situasi yang sama dengan banyak kendaraan yang lalu lalang tak satupun kendaraan yang berhenti. Pada saat siang, tiba tiba ada pengendara sepeda motor berpakain coklat berhenti tepat di depan lapaknya, dan penjual pun berfikir sepertinya hari ini akan ada pembeli, dan penjual pun berkata, ' mau beli durian pak, silakan dipilih pak, harganya murah kok" dan sepertinya pria itu tidak mempedulikannya, pria itu tertuju pada sebuah benda yang ada didekat pedagang itu, dan penjual pun bertanya lagi "mau beli durian pak? karna merasa tidak dihiraukan penjual itu pun mencoba mendekati pria itu, dan bertanya "sedang lihat apa pak? dan pria itu pun menjawab, "saya sedang mengontrol saja dan bertanya kepada penjual itu " sudah lama jualan disini? dan penjual menjawab " saya baru mulai berdagang disini tiga hari yang lalu" pria itu bertanya lagi "wah pasti sudah banyak dapat jualan ya?" penjual pun menjawab "nah itu yang saya heran pak, dari tiga hari yang lalu tak satupun orang berhenti untuk membeli durian, kecuali bapak yang berhenti disini dan saya tdak tahu bapak mau ngapain" polisi menjawab " oh begitu  ya? sebenarnya saya mau memperbaiki rambu ini yang ada di dekat bapak berjualan ini sepertinya perlu di tegakkan karna sudah miring" penjual menjawab "oh saya kira bapak mau beli durian saya, kalau boleh tahu apa sie arti tanda rambu itu pak?" pria itu menjawab " oh jadi bapak belum tahu arti dari tanda itu ya?" penjual menjawab "iya pak saya tidak tahu artinya" dan pria tu pun menjelaskan " oh ini artinya tanda/rambu dilarang berhenti pak"  penjual "oh begitu ya pak? pantesan dari tiga hari yang lalu tidak ada yang berhenti disini, ternyata gara-gara gambar ini ya? pria itu menjawab "sepertinya begitu"

maaf kalau tidak lucu sekian dan terimakasih.
Advertisement
BERITA TERKAIT :

0 Response to "Rambu Penghalang Rezeki (humor)"

Post a Comment

Silakan berikan komentar Anda dengan baik, silakan gunakan Bahasa Indonesia dengan baik supaya mudah dibaca oleh pengunjung lain, terimakasih